DARI DESA NEGLASARI UNTUK PEREKONOMIAN RAKYAT! INDUSTRI TAS RUMAHAN YS TAS 07 BOJONGPICUNG SERAP LEBIH DARI 180 TENAGA KERJA

 

 

CIANJUR/penahukumnews.com- 4 Nopember 2026 Semangat kemandirian ekonomi masyarakat terus tumbuh di wilayah Kabupaten Cianjur. Salah satu buktinya terlihat dari keberhasilan seorang pengusaha muda asal Desa Neglasari, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, bernama Yusuf Supriadi, yang berhasil mengembangkan industri tas rumahan hingga mampu menyerap lebih dari 180 tenaga kerja.

 

Usaha yang dikenal dengan nama YS Tas 07 tersebut menjadi salah satu contoh nyata bahwa industri kecil dan rumahan memiliki peluang besar untuk berkembang sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya.

 

Dirintis sejak tahun 2012, usaha yang berlokasi di RT 02/RW 03, Desa Neglasari, Kecamatan Bojongpicung ini terus mengalami perkembangan. Berawal dari usaha yang dibangun dengan semangat dan kerja keras, Yusuf Supriadi kini mampu mengelola kegiatan produksi tas dalam jumlah besar dengan melibatkan masyarakat setempat.

 

Menariknya, dari lebih dari 180 pekerja yang terlibat, sebagian di antaranya merupakan ibu rumah tangga. Kesempatan tersebut memberikan peluang bagi kaum perempuan untuk ikut membantu meningkatkan pendapatan keluarga tanpa harus meninggalkan lingkungan tempat tinggalnya.

 

Keberadaan industri rumahan ini bukan hanya menjadi sumber penghasilan bagi pemilik usaha, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kehidupan ekonomi masyarakat. Banyak keluarga yang memperoleh kesempatan kerja dan tambahan penghasilan melalui aktivitas produksi tas tersebut.

 

Dalam kegiatan produksinya, YS Tas 07 mampu menghasilkan lebih dari 10.000 tas beserta berbagai perlengkapan lainnya untuk memenuhi permintaan pelanggan dari sejumlah daerah. Dengan omzet yang dilaporkan mencapai sekitar Rp50 juta per bulan, usaha ini menunjukkan potensi ekonomi yang cukup menjanjikan di tengah persaingan dunia usaha.

 

MENGGERAKKAN EKONOMI DARI PEDESAAN

READ  TKA SMP Al - Ikhlas Muhajirin Berjalan Lancar, Siswa Nikmati Tes dengan Jujur dan Gembira

 

Keberhasilan Yusuf Supriadi menjadi gambaran bahwa membangun perekonomian masyarakat tidak selalu harus dimulai dari perusahaan besar atau kawasan industri berskala nasional.

 

Melalui kreativitas, ketekunan, keberanian mengambil peluang, serta kemampuan mengembangkan usaha, industri rumahan pun dapat tumbuh menjadi sumber lapangan pekerjaan bagi ratusan masyarakat.

 

Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan terbatasnya kesempatan kerja, keberadaan usaha seperti YS Tas 07 patut mendapat perhatian. Sebab, industri rumahan memiliki peran strategis dalam membantu mengurangi pengangguran, meningkatkan daya beli masyarakat, serta memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa.

 

Yusuf Supriadi berharap usaha yang telah dibangunnya sejak 2012 tersebut dapat terus berkembang dan mampu membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya warga Desa Neglasari dan wilayah Kecamatan Bojongpicung.

 

HARAPAN TERHADAP PERHATIAN PEMERINTAH

 

Di sisi lain, perkembangan industri rumahan seperti YS Tas 07 diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah maupun instansi terkait.

 

Dukungan nyata sangat dibutuhkan, terutama dalam bentuk kemudahan akses permodalan, bantuan peralatan produksi, pelatihan peningkatan keterampilan tenaga kerja, pendampingan pengembangan usaha, serta perluasan akses pemasaran.

 

Dengan adanya perhatian dan pembinaan yang berkelanjutan, pelaku UMKM di pedesaan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksinya, memperluas jaringan pemasaran, serta menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan.

 

Pemerintah daerah juga diharapkan dapat memberikan ruang dan kesempatan kepada para pengusaha lokal untuk berkembang melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

BUKTI BAHWA USAHA KECIL MAMPU MEMBERIKAN DAMPAK BESAR

 

Kisah YS Tas 07 menjadi bukti bahwa potensi ekonomi daerah dapat tumbuh dari lingkungan masyarakat sendiri. Dari sebuah usaha rumahan di Desa Neglasari, kini lebih dari 180 orang mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi produktif.

READ  Desa Citamiang Rutin Ngosrek Setiap Selasa di Jalur Provinsi

 

Keberhasilan tersebut patut menjadi inspirasi bagi generasi muda agar tidak hanya bergantung pada kesempatan kerja yang ter

 

Pewarta : (DK Korlap Jabar )

Editor   : Hermansyah

banner 728x90 banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *