Lamteng-Penahukumnews.com Proyek pembangunan jalan provinsi di wilayah Kecamatan Kalirejo Lampung Tengah jadi sorotan. Sejumlah pekerja proyek terpantau tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri/APD saat bekerja. Selain itu, kualitas material batu dan pasir yang digunakan dinilai tidak sesuai spesifikasi teknis.
Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa pekerja tidak mengenakan helm proyek, rompi safety, maupun sepatu safety standar. Kondisi ini dinilai berisiko tinggi mengingat pekerjaan konstruksi jalan rawan kecelakaan kerja.

Selain persoalan APD, material batu dan pasir yang terhampar di lokasi juga dipertanyakan kualitasnya. Warga sekitar dan sejumlah pengguna jalan menilai gradasi batu serta tingkat kebersihan pasir tidak sesuai spek yang biasanya ditetapkan untuk jalan provinsi.
“Kalau APD saja tidak dipenuhi, apalagi kualitas material. Kami khawatir jalan yang dibangun tidak akan bertahan lama dan merugikan uang negara,” ujar salah satu warga Kalirejo yang enggan disebut nama, saat dimintai keterangan di lokasi, 2026.
Warga meminta Dinas PUPR Provinsi Lampung dan UPTD PUPR Lampung Tengah segera turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan dan audit mutu. Mereka berharap kontraktor pelaksana segera membenahi dua hal krusial: kelengkapan APD pekerja dan kepatuhan material terhadap dokumen kontrak.
“Ini proyek jalan provinsi, harusnya jadi contoh. Kalau dari awal sudah begini, kami takut hasilnya mengecewakan,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor pelaksana dan pengawas lapangan belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut. Media ini terbuka untuk hak jawab dan klarifikasi dari Dinas PUPR Provinsi Lampung, UPTD PUPR Lampung Tengah, serta pihak kontraktor.
Keselamatan pekerja dan mutu infrastruktur adalah dua hal yang tidak bisa ditawar. Pengawasan ketat diharapkan dapat memastikan proyek jalan provinsi di Kalirejo berjalan sesuai standar dan bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat.( Tim)









