Langkah 5 Kilometer, Semangat Tanpa Batas! HUT Karang Taruna ke-66 Cikalongkulon Satukan Pemuda dan Warga

 

 

CIANJUR penahukumnews.com— Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Karang Taruna ke-66 di Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, berlangsung semarak. Ribuan antusiasme masyarakat terlihat dalam kegiatan jalan santai sepanjang lima kilometer yang digelar Karang Taruna Kecamatan Cikalongkulon, Sabtu (26/9/2026).

 

Bukan sekadar perayaan seremonial, kegiatan tersebut menjadi ruang konsolidasi sekaligus simbol kekompakan masyarakat, pemuda, organisasi kepemudaan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cikalongkulon.

 

Jalan santai yang dikemas meriah itu mendapat respons positif dari masyarakat. Warga dari berbagai kalangan turut ambil bagian, sementara jajaran Forkopimcam juga ikut menyemarakkan kegiatan yang menjadi bagian dari momentum 66 tahun perjalanan Karang Taruna tersebut.

 

Ketua Karang Taruna Kecamatan Cikalongkulon, Jhon Sadam, mengatakan tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa keberadaan Karang Taruna masih memiliki ruang yang kuat di tengah masyarakat.

 

“Di usia Karang Taruna yang ke-66 tahun ini, kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dan ini menjadi energi bagi kami untuk terus bergerak,” ujar Jhon.

 

Ia menambahkan, rangkaian peringatan HUT Karang Taruna juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan. Bahkan, pada malam harinya masyarakat akan disuguhi hiburan musik dengan menghadirkan Ada vokalis Angkasa Ato.

 

Menurutnya, inti dari kegiatan bukan semata-mata mengenai hadiah yang disediakan panitia, melainkan bagaimana momentum tersebut mampu mempererat kebersamaan masyarakat Cikalongkulon.

 

“Ini bukan soal hadiahnya, tetapi tentang bagaimana masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi, dan menunjukkan bahwa Cikalongkulon memiliki semangat kebersamaan,” katanya.

 

Bukan Sekadar Seremonial

Sementara itu, Asep Zulkarnaen, selaku MPKT Cikalongkulon, menilai kepemimpinan baru Karang Taruna Kecamatan Cikalongkulon mulai menunjukkan gebrakan yang diarahkan pada kegiatan nyata dan pemberdayaan generasi muda.

READ  Tiga Calon Penetapan Kepala Desa Cijedil,Kecamatan Cugenang Berjalan Kondusif

 

Menurut Asep Zulkarnaen MPKT Cikalongkulon, Jhon Sadam yang baru dilantik pada Juli lalu membawa semangat baru agar Karang Taruna tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

“Ketua kami yang baru dilantik Juli kemarin langsung membuat gebrakan. Jadi bukan hanya acara seremonial, tetapi setelah ini akan ada banyak hal lain, khususnya berkaitan dengan pemberdayaan kawula muda,” ungkap Asep.

 

Ia mengatakan, Karang Taruna juga akan membangun sinergi dengan berbagai organisasi kepemudaan yang ada di Cikalongkulon. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan ruang yang lebih luas bagi anak muda agar dapat berkarya dan berkontribusi bagi lingkungan sosialnya.

 

“Kami berharap kebersamaan ini bisa menginspirasi kawula muda. Tidak harus selalu berada di bawah satu panji organisasi, tetapi bagaimana seluruh elemen pemuda bisa semakin kompak, saling percaya, dan bersama-sama menghasilkan karya,” ujarnya.

 

Semarak kegiatan HUT Karang Taruna ke-66 juga ditandai dengan penyediaan berbagai hadiah bagi peserta. Panitia menyiapkan sekitar 30 item hadiah, di antaranya sepeda listrik, perangkat elektronik, telepon seluler, hingga berbagai hadiah lainnya.

 

Namun, bagi penyelenggara, hadiah bukanlah substansi utama. Lebih jauh, kegiatan tersebut dijadikan momentum untuk memperkuat konsolidasi antarpemuda sekaligus membangun komunikasi dengan pemerintah dan masyarakat.

 

Dorong Gerakan Pemuda Peduli Lingkungan

 

Karang Taruna Kecamatan Cikalongkulon juga mulai menyiapkan sejumlah program yang berorientasi pada pemberdayaan dan kepedulian lingkungan.

 

Salah satunya adalah program Pemuda Peduli Lingkungan, yang diarahkan pada kegiatan kebersihan lingkungan dan pengelolaan kawasan yang membutuhkan perhatian bersama.

 

Asep menjelaskan, Karang Taruna ingin ikut berkontribusi dalam penanganan persoalan lingkungan, termasuk mendorong kebersihan di sejumlah titik yang berkaitan dengan pengelolaan sampah.

READ  Dari Limbah Jadi Manfaat, TPS3R Bina Warga Bobojong Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah

“Karang Taruna ingin berpartisipasi dalam gerakan bersih lingkungan. Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, sehingga program kepemudaan tidak hanya berbicara tentang kegiatan organisasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata,” jelasnya.

 

Menurut Asep, momentum HUT ke-66 ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi antara Karang Taruna dengan organisasi kepemudaan, aparatur pemerintahan, serta berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Cikalongkulon dan Kabupaten Cianjur.

Ia menegaskan, Karang Taruna tidak ingin sekadar mengejar pengakuan.

 

“Pada dasarnya kami tidak mengejar validasi. Yang kami inginkan adalah bagaimana sebisa mungkin keberadaan Karang Taruna membawa manfaat bagi masyarakat. Ada karya, ada gerakan, dan ada manfaat yang bisa dirasakan,” tegasnya.

 

Berharap Cikalongkulon Jadi Inspirasi

 

Takim Sekertaris Karang Taruna menambahkan Ke depan, Karang Taruna Kecamatan Cikalongkulon berharap gerakan kepemudaan dapat semakin berkembang dan melibatkan lebih banyak generasi muda.

 

Kekompakan lintas organisasi, menurut Asep, menjadi modal penting untuk membangun ekosistem kepemudaan yang produktif dan berkelanjutan.

“Kami berharap Karang Taruna Cikalongkulon semakin solid, semakin banyak pemuda yang terlibat aktif, dan bisa menjadi salah satu barometer gerakan kepemudaan di Kabupaten Cianjur,” harapnya.

 

Rangkaian kegiatan kepemudaan tersebut juga akan berlanjut pada 3 Oktober 2026, melalui kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna Kabupaten Cianjur yang dipusatkan di GGM Panembong.

Karang Taruna Kecamatan Cikalongkulon menyatakan siap mengambil bagian dan memberikan kontribusi dalam menyukseskan agenda tersebut.

Bagi Karang Taruna Cikalongkulon, usia 66 tahun bukan sekadar angka.

 

Ia menjadi penanda perjalanan panjang sebuah organisasi sosial kepemudaan untuk terus beradaptasi, membangun kolaborasi, dan menghadirkan kerja nyata di tengah masyarakat.

Dari jalan santai lima kilometer, semangat itu hendak ditegaskan: pemuda tidak cukup hanya hadir dalam perayaan, tetapi harus hadir dalam perubahan.

READ  Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Yang Keseharian Mengatur Lalin di Lokasi Jembatan Parung Bedil 

 

Pewarta : M.Mahdi (Ben)

Editor    : Hermansyah

banner 728x90 banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *