fhoto : Ilustrasi
TANGGAMUS-Penahukumnews.com Warga Pekon Babakan, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus diresahkan oleh maraknya aksi pencurian yang merajalela. Terduga pelaku kejahatan tersebut ditengarai merupakan warga setempat berinisial DD.
Tak hanya menyasar kediaman warga, aksi pencurian ini juga menyasar tempat ibadah. Kotak amal masjid di Pekon Babakan dilaporkan hilang secara berbarengan pada malam kejadian.
Berdasarkan keterangan narasumber terpercaya berinisial On, sejumlah barang hasil kejahatan tersebut sebagian belum sempat diperjualbelikan dan masih disembunyikan di lokasi tertentu.
“Hasil curian itu belum dijual semua, masih ada. Karena pada malam itu kami tahu barang-barang dimasukkan ke dalam karung dan dipindahkan ke rumah kosong,” ungkap On saat dikonfirmasi media.
On juga membeberkan keberadaan barang bukti berupa golok milik korban yang kini diduga telah berpindah tangan ke terduga penadah berinisial M, warga Pekon Way Manak, Kecamatan Pugung. Adapun rincian barang milik korban yang digondol pelaku mencakup:
1 unit Televisi (TV)
Kipas Angin
Rice Cooker (Magic Com)
Golok serta barang berharga lainnya,
Kasus pencurian yang meresahkan masyarakat ini telah resmi dilaporkan oleh pihak korban ke Polsek Pugung pada 27 Juli 2026.
Menanggapi penanganan perkara ini, Kuasa Hukum korban, Fikriyanto, S.H., menyampaikan apresiasinya atas langkah cepat jajaran Polsek Pugung yang telah memeriksa saksi kunci. Namun, pihak penasihat hukum mendesak agar kepolisian segera mengambil tindakan tegas terhadap terduga pelaku utama maupun pihak penadah.
“Kami mengapresiasi Polsek Pugung yang sudah gerak cepat memeriksa salah satu saksi. Namun, saya sangat berharap agar pihak Polsek Pugung segera mengamankan terduga pelaku dan terduga penadah barang hasil curian. Jika terlalu lama dibiarkan, kami khawatir akan ada korban-korban baru,” tegas Fikriyanto, S.H., via telepon seluler.
Lebih lanjut, Fikri yanto,S.H memberikan teguran keras kepada jajaran aparatur Pekon Babakan agar bertindak kooperatif dan tidak berupaya menghalangi proses hukum.
“Perlu saya pertegas buat aparat Pekon Babakan, jangan coba-coba melindungi atau menyuruh pelaku kabur dari tempat. Biarkan proses hukum berjalan secara profesional,” pungkasnya.
Hingga saat ini, warga Pekon Babakan berharap aparat penegak hukum dapat segera meringkus terduga pelaku demi mengembalikan kondusivitas dan rasa aman di lingkungan pemukiman mereka.(Tim)








