Oknum Anggota Polsek Pamenang Diduga Pasok 5 Kg Sabu, LBH LIBAS Siap “Ledakkan” Kasus ke Mabes Polri!

Oplus_131072

Photo : Ilustrasi

MERANGIN-Penahukumnews.com Praktik peredaran narkotika di Kabupaten Merangin, Jambi, memasuki babak baru yang sangat mengerikan. Bukan sekadar peredaran jalanan, sebuah jaringan masif yang diduga kuat dikendalikan oleh oknum aparat kepolisian berinisial HD kini mulai terkuak. Masyarakat Desa Mampun Baru (B5), Kecamatan Pamenang Barat, kini hidup dalam keresahan luar biasa akibat aktivitas haram yang seolah tak tersentuh hukum.

Berdasarkan penelusuran awak media pada Sabtu (9/5/2026), seorang narasumber warga setempat yang identitasnya dirahasiakan, mengungkap skema “bisnis” berdarah dingin ini. Ia menyebut oknum anggota Polsek Pamenang berinisial HD merupakan pemasok utama barang haram tersebut.

Modus operandi yang dijalankan HD tergolong sangat rapi namun berani. Ia disebut memiliki “tangan kanan” seorang Bandar (BD) yang mengatur pergerakan kaki tangan di lapangan. Salah satu aktor lapangan yang mencuat adalah pria berinisial AP, warga Mampun Baru B5.

Fakta mengejutkan lainnya menyebutkan bahwa setiap malam sekitar pukul 20.00 WIB, terjadi distribusi narkoba jenis sabu dalam volume fantastis. “Ada dugaan setiap transaksi HD membagi barang haram sebanyak 5 Kilogram sabu yang siap edar bahkan setiap kaki tangannya, sarus Menyetor 60 juta berbulan kepada Oknum polisi HD, ungkap sumber terpercaya tersebut.

Barang haram ini dipasok ke berbagai titik strategis, mulai dari wilayah B5, Desa Tambang Emas (A1), hingga Desa Tanjung Benuang (C1) di Kecamatan Pamenang Selatan. Bahkan, sebuah kafe di Sungai kapas (C2) milik orang tua AP yang berinisial EG diduga kuat menjadi salah satu pusat peredaran.

Skandal “pagar makan tanaman” ini memicu reaksi keras dari Fikri Yanto, S.H., Ketua Umum Lembaga Bantuan Hukum Lentera Indonesia Barometer Analis Studi (DPP LBH-LIBAS). Melalui sambungan telepon, pria yang dikenal vokal ini membenarkan bahwa laporan masyarakat telah masuk ke mejanya.

READ  Waduh ! Peratin Di Tanjung Jati Ngamuk Saat Di Konfirmasi Soal BUMDes,Ajak Wartawan Duel

“Benar, kami di DPP LBH-LIBAS sudah menerima laporan resmi dari warga Mampun Baru B5. Bukti-bukti sudah kami kumpulkan, termasuk foto oknum polisi yang saat ini bertugas di Polsek Pamenang serta identitas bandarnya,” tegas Fikri Yanto dengan nada geram.

Fikri menambahkan, tim investigasi LBH-LIBAS juga menemukan indikasi kuat bahwa oknum HD kerap berada di lokasi transaksi (ngepam) untuk memastikan keamanan distribusi sabu tersebut.

“Kami sangat menyayangkan jika pengayom masyarakat justru jadi pemasok sabu. Saat ini tim kami sedang merapikan berkas. Jika unsur keterlibatan sudah terpenuhi 100 persen, kami akan langsung melaporkan perkara ini ke Mabes Polri,” lanjutnya.

Terkait tudingan serius ini, tim awak media telah berusaha melakukan upaya konfirmasi kepada oknum polisi berinisial HD tersebut untuk mendapatkan perimbangan berita. Namun, hingga naskah ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan respons atau dapat dikonfirmasi.

Kini publik menanti keberanian Kapolri untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan anggotanya dalam jaringan narkoba 5 Kilogram ini. Apakah keadilan akan tegak, ataukah hukum kembali tumpul saat berhadapan dengan seragam sendiri?

Penulis : Tim

Editor.   : Redaksi

banner 728x90 banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *