CIANJUR penahukumnews.com— Sebanyak 600 ekor ayam petelur bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) resmi diterima Kelompok Tani IJTI 3 Suryakancana di Kampung Sawah Gede, Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Senin (28/9/2026).
Tak sekadar menyerahkan bantuan, proses distribusi turut menjadi momentum memastikan setiap komponen program benar-benar sampai kepada penerima sesuai ketentuan.
Pemeriksaan meliputi kandang, ayam, pakan hingga obat-obatan, yang dilakukan Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan (BPMSP), Dinas Peternakan Kabupaten Cianjur, serta Penyuluh Pertanian Kecamatan Mande.
Hasil pemeriksaan memastikan seluruh bantuan telah diterima kelompok secara utuh dan sesuai spesifikasi.
Petugas BPMSP, Jonny, mengatakan pengecekan dilakukan untuk memastikan bantuan yang didistribusikan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
“Jadi kita ini sekarang pemeriksaan distribusi ayam, pakan, kandang, sama obat. Jadi ini benar-benar terdistribusi dan kelompok pun sudah menerima. Hasil pemeriksaannya sudah sesuai dengan spek,” kata Jonny.
Ia menekankan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar fasilitas yang diterima, melainkan amanah yang harus dikelola secara bertanggung jawab agar berkembang menjadi kegiatan usaha berkelanjutan.
“Pesan saya kalau bisa kelompok itu bertanggung jawab lah, udah dapat bantuan dan dia tanggung jawab, semoga ke depan lebih maju,” ujarnya.
Kandang Rampung, Distribusi Pakan Berlanjut
Perwakilan vendor, Sandi, memastikan pembangunan kandang berkapasitas 600 ekor ayam telah rampung. Kandang tersebut juga telah melalui pemeriksaan bersama tim balai.
“Alhamdulillah kita sudah diskusi seperti yang tertuang dalam SPK yang kita terima. Kandangnya sudah selesai, kita sudah periksa bareng sama tim balai juga,” kata Sandi.
Untuk kebutuhan pakan, lanjut dia, distribusi masih akan dilakukan dalam dua termin berikutnya kepada kelompok penerima.
Sandi berharap seluruh komponen bantuan dapat dikelola secara optimal sehingga kegiatan peternakan tersebut mampu menghasilkan produksi telur sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar.
Dari Kamera ke Kandang Ayam, Jurnalis Menjemput Peluang Ekonomi
Bantuan tersebut memiliki arti tersendiri karena penerimanya bukan kelompok tani konvensional. Seluruh anggota Kelompok Tani IJTI 3 Suryakancana merupakan jurnalis televisi yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Cianjur.
Ketua Kelompok Tani IJTI 3 Suryakancana, Rendra Gozali, menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman atas dukungan yang diberikan melalui bantuan kandang, ayam, pakan, dan obat-obatan.
“Terima kasih kepada Menteri Pertanian Pak Amran yang telah memberikan bantuan baik kandang, ayam, obat-obatan dan pakan juga. Hari ini kita bersama dari perwakilan Kementerian Pertanian dan Peternakan, Dinas Peternakan Kabupaten Cianjur serta penyuluh telah hadir untuk melihat secara langsung,” ujar Rendra.
Menurut Rendra, bantuan tersebut tidak hanya berbicara mengenai peternakan, tetapi juga membuka ruang baru bagi jurnalis televisi untuk membangun aktivitas ekonomi produktif di luar profesi jurnalistik.
“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri yang telah memberikan ruang ekonomi untuk kelompok jurnalis televisi Indonesia yang ada di wilayah Cianjur, Jawa Barat,” ucapnya.
Kini, 600 ayam petelur itu bukan sekadar angka dalam sebuah program bantuan. Di balik kandang yang telah berdiri dan ayam yang mulai dipelihara, tersimpan harapan agar sebuah kelompok yang sehari-hari bekerja dengan kamera dan berita mampu mengembangkan sumber ekonomi baru yang produktif dan berkelanjutan.
Program tersebut pada akhirnya akan ditentukan bukan hanya oleh besarnya bantuan yang diterima, tetapi oleh sejauh mana bantuan itu dikelola, dikembangkan, dan memberi manfaat bagi kelompok maupun lingkungan di sekitarnya.
M.Mahdi (Ben)









