Kenakalan Remaja, Lurah Irman: Jangan Sampai Generasi Muda Terjerumus

 

 

CIANJUR penahukumnews.com— Upaya menekan kenakalan remaja di wilayah Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, terus digencarkan. Pemerintah Kelurahan Pamoyanan di bawah kepemimpinan Lurah Irman Ruslandi memilih pendekatan kolaboratif dengan merangkul berbagai unsur masyarakat dan stakeholder terkait sebagai bagian dari langkah preventif menjaga generasi muda dari pengaruh pergaulan negatif.

 

Persoalan kenakalan remaja, khususnya yang berkaitan dengan konsumsi minuman keras (miras), dinilai tidak bisa diselesaikan hanya melalui tindakan represif. Edukasi, pengawasan keluarga, keterlibatan masyarakat, serta sinergi dengan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan lingkungan yang kondusif.

 

Lurah Pamoyanan, Irman Ruslandi, mengatakan salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian adalah kebiasaan sebagian remaja mengonsumsi minuman keras.

 

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi membuat seseorang kehilangan kendali dan kemudian memicu keributan maupun tindakan yang mengganggu ketertiban lingkungan.

 

“Kami sering memberikan pemahaman kepada para remaja dan masyarakat, termasuk kepada para orang tua. Jangan sampai kebiasaan minum minuman keras membuat anak-anak kita kehilangan kontrol dan akhirnya melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan,” ujar Irman, Senin (28/9/2026).

 

Menurut Irman, edukasi kepada remaja terus disampaikan dalam berbagai kesempatan, mulai dari kegiatan keagamaan seperti pengajian dan peringatan hari besar Islam, hingga kegiatan kemasyarakatan dan momentum nasional.

 

Ia mengajak para remaja untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang lebih produktif dan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

 

“Waktu yang ada sebaiknya digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Kami terus memberikan pemahaman agar para remaja tidak terjerumus pada kebiasaan yang dapat merusak masa depan mereka,” katanya.

 

Tidak hanya mengandalkan pendekatan persuasif, Pemerintah Kelurahan Pamoyanan juga membangun koordinasi dengan aparat kepolisian dan Satpol PP dalam melakukan pengawasan serta penertiban terhadap peredaran maupun tempat yang diduga menjual minuman keras di wilayah tersebut.

READ  Dinas Pendidikan Lakukan Pendampingan Pelaporan BOSP Tahun 2026

 

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman sekaligus memutus mata rantai kebiasaan negatif yang berpotensi menyeret kalangan remaja ke persoalan sosial yang lebih serius.

 

Irman menegaskan bahwa pencegahan kenakalan remaja bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat. Peran keluarga, khususnya orang tua, justru menjadi benteng pertama dalam mengawasi pergaulan anak.

 

“Kami berharap kepada seluruh warga Kelurahan Pamoyanan, terutama para orang tua yang memiliki anak remaja, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anaknya. Jangan sampai mereka terjerumus ke hal-hal negatif seperti mabuk-mabukan, narkoba maupun pergaulan yang dapat merusak masa depan,” tutur Irman.

 

Upaya tersebut sekaligus menunjukkan bahwa membangun ketahanan sosial di tingkat kelurahan tidak cukup hanya dengan menindak ketika persoalan sudah terjadi. Pencegahan melalui edukasi, keteladanan keluarga, aktivitas positif bagi remaja, serta kolaborasi lintas sektor menjadi langkah yang terus didorong agar persoalan kenakalan remaja dapat ditekan seminimal mungkin.

 

Bagi Kelurahan Pamoyanan, menjaga generasi muda bukan sekadar persoalan ketertiban hari ini, melainkan investasi sosial untuk memastikan masa depan lingkungan tetap berada di jalur yang positif.

 

Pewarta : M.Mahdi (Ben)

Editor     : Hermansyah

banner 728x90 banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *