BANDUNG penahukumnews.com– Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan lanskap komunikasi publik, peran Humas kepolisian kian strategis. Informasi tidak lagi sekadar disampaikan, tetapi harus dikelola dengan akurasi, kecepatan, konteks, dan tanggung jawab.
Di ruang itulah Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menjalankan perannya sebagai Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat. Sejak dipercaya menduduki jabatan tersebut pada Maret 2025, Hendra berada di salah satu lini terdepan komunikasi institusi kepolisian dengan masyarakat dan media.
Tugasnya bukan semata menyampaikan informasi mengenai kegiatan kepolisian. Lebih dari itu, Bidhumas menjadi simpul komunikasi yang mempertemukan institusi, insan pers, dan masyarakat dalam kebutuhan yang sama: memperoleh informasi yang akurat, proporsional, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Dari Kewilayahan hingga Ruang Kehumasan
Sebelum dipercaya memimpin Bidhumas Polda Jabar, Hendra telah melewati perjalanan karier yang panjang di berbagai lini kepolisian.
Pengalamannya tidak hanya terbentuk di ruang kehumasan. Ia pernah menjalani penugasan di Polda Kalimantan Tengah, termasuk dipercaya menjabat sebagai Kapolres Kapuas, Kapolres Palangka Raya, serta Kepala SPN Polda Kalteng.

Pengalaman memimpin di wilayah tersebut menjadi modal penting dalam memahami dinamika persoalan keamanan dan pelayanan kepolisian secara langsung di tengah masyarakat.
Jejaknya kemudian berlanjut ke ranah komunikasi publik. Saat menjabat Kabid Humas Polda Kalteng, Hendra aktif membangun komunikasi dengan kalangan media.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan sebelum dirinya mendapat penugasan di Divisi Humas Polri di tingkat Mabes.
Di lingkungan Divhumas Polri, Hendra tercatat pernah menduduki posisi Kabag Pensat Ropenmas dan kemudian Kabagprodok RO Divhumas Polri.
Rangkaian penugasan itu menunjukkan bahwa dunia komunikasi kepolisian bukanlah ruang yang baru baginya. Ia datang dengan pengalaman yang mempertemukan dua perspektif: dinamika operasional kewilayahan dan kebutuhan komunikasi institusi kepada publik.
Memperluas Wawasan Strategis
Perjalanan karier tersebut juga dilengkapi dengan pengembangan kapasitas melalui Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVI Lemhannas RI tahun 2024.
Pendidikan di Lemhannas menjadi bagian dari proses pengembangan wawasan strategis yang mempertemukan peserta dari berbagai institusi dan latar belakang.
Bagi Hendra, pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan profesional sebelum kemudian dipercaya mengemban amanah sebagai Kabid Humas Polda Jawa Barat.
Humas di Tengah Ledakan Informasi Digital
Sebagai Kabid Humas Polda Jabar, tanggung jawab Hendra terbentang luas. Mulai dari menyampaikan perkembangan penanganan perkara, kegiatan kepolisian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga membangun komunikasi yang konstruktif dengan media.
Namun, karakter komunikasi publik telah berubah.
Di era digital, Humas tidak cukup hanya mengandalkan pola komunikasi konvensional. Informasi bergerak dalam hitungan detik, sementara masyarakat memiliki banyak kanal untuk memperoleh dan menyebarkan informasi.
Kondisi tersebut menuntut Humas untuk mampu merespons isu secara cepat, tetapi tetap berpijak pada verifikasi dan ketepatan informasi. Tantangan lainnya adalah menghadapi informasi yang belum terkonfirmasi maupun disinformasi yang berpotensi membentuk persepsi publik sebelum fakta yang utuh tersedia.
Dalam konteks tersebut, komunikasi publik kepolisian membutuhkan keseimbangan antara kecepatan dan kehati-hatian.
Capaian Bidhumas Polda Jabar
Selama periode kepemimpinan Hendra, Bidhumas Polda Jabar juga mencatat sejumlah capaian dalam bidang kehumasan.
Pada Rakernis Humas Polri 2025, Bidhumas Polda Jabar memperoleh dua penghargaan, yakni terkait keaktifan manajemen arsip dokumentasi dan keaktifan Cipta Trending Topic Zona I.
Hendra juga mengikuti rangkaian pengembangan kompetensi melalui e-learning kehumasan.
Penting dicatat, penghargaan tersebut merupakan capaian institusi Bidhumas Polda Jabar, bukan penghargaan pribadi Hendra. Namun, capaian itu berlangsung ketika dirinya mengemban amanah sebagai Kabid Humas Polda Jabar.
Capaian kembali dicatat pada Rakernis Humas Polri 2026. Bidhumas Polda Jabar meraih tiga penghargaan, yakni Juara 1 Zona A kategori Cipta Trending Topic, Juara 1 kategori E-Learning Portal Humas, serta Juara 3 keaktifan pengiriman berita melalui SPIT/Media Hub.
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari catatan kinerja institusi dalam pengelolaan informasi, komunikasi digital, peningkatan kompetensi, serta distribusi pemberitaan.
Menjaga Kemitraan dengan Pers
Di luar aspek pengelolaan informasi, hubungan dengan media menjadi bagian penting dalam tugas Hendra.
Sejumlah kegiatan bersama organisasi dan komunitas wartawan turut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi serta kemitraan antara kepolisian dan insan pers.
Bagi institusi kepolisian, pers memiliki peran strategis sebagai salah satu kanal yang menjembatani informasi institusi dengan masyarakat. Karena itu, hubungan yang sehat antara Humas dan wartawan menjadi bagian penting dari ekosistem komunikasi publik.
Kemitraan tersebut idealnya tidak berhenti pada relasi kelembagaan, tetapi tumbuh melalui komunikasi yang terbuka, profesional, dan saling menghormati peran masing-masing.
Berada di Garis Depan Komunikasi Polda Jabar
Jika ditarik dalam satu garis perjalanan, karier Kombes Pol. Hendra Rochmawan memperlihatkan pengalaman di sejumlah ranah kepolisian.
Dari penugasan kewilayahan, memimpin satuan pendidikan, menjadi pejabat Humas Polda Kalteng, kemudian menjalankan tugas di Divhumas Mabes Polri, mengikuti pendidikan strategis di Lemhannas, hingga akhirnya dipercaya memimpin Bidhumas Polda Jawa Barat.
Perjalanan tersebut mempertemukan pengalaman operasional dengan kompetensi komunikasi kepolisian—dua ranah yang kini semakin sulit dipisahkan di tengah perubahan karakter ruang publik.
Kini, tantangan Hendra di Jawa Barat bukan hanya memastikan informasi kepolisian tersampaikan dengan cepat. Tantangan yang lebih besar adalah memastikan informasi tersebut hadir secara akurat, proporsional, transparan, dan mudah dipahami masyarakat.
Sebab di era ketika informasi dapat membentuk persepsi publik dalam sekejap, Humas bukan lagi sekadar corong institusi.
Ia adalah jembatan komunikasi.
Dan di Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan berada di garis depan jembatan tersebut—menghubungkan institusi kepolisian, media, dan masyarakat melalui informasi yang menjadi kebutuhan publik.
Pewarta : M.Mahdi (Ben)
Editor : Hermansyah









