HUJAN DERAS PICU TANAH LONGSOR DI KECAMATAN CULAMEGA TASIKMALAYA, SEJUMLAH JALAN DAN RUMAH WARGA TERDAMPAK

 

TASIKMALAYA, Penahukumnewes.com- Bencana alam tanah longsor dan pergeseran tanah terjadi di sejumlah wilayah Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari tanpa henti. Akibatnya, material tanah longsoran menimpa sejumlah akses jalan, rumah warga, area persawahan, serta saluran selokan yang mengarah ke sungai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat beberapa titik lokasi terdampak bencana di tiga desa, yakni Desa Cintabodas, Desa Cikuya, dan Desa Bojongsari.

1. Wilayah Desa Cintabodas

Di Desa Cintabodas, terdapat dua titik terdampak, yaitu:

– Jalan Kampung Cinunjang mengalami kerusakan hingga terputus akibat tergerus derasnya aliran air sungai.
– Jalan menuju SMA Peradaban tertutup material longsoran sehingga mengganggu akses masyarakat dan aktivitas menuju sekolah.

2. Wilayah Desa Cikuya

Sementara itu, di Desa Cikuya, bencana longsor dan material kiriman air hujan berdampak pada beberapa lokasi, di antaranya:

– Jalan Desa Cikuya, Dusun Jajaway, terputus akibat tertutup material longsoran dengan ketinggian sekitar 1 meter dan panjang kurang lebih 20 meter.
– Jalan Desa Cikuya, tepatnya di Kampung Cikuya, tertutup material tanah yang terbawa derasnya air hujan.
– Kampung Sindangsari, salah satu rumah warga terdampak longsoran yang berasal dari area irigasi.
– Kampung Sukahurip, Desa Cikuya, mengalami longsor pada bagian benteng atau penahan tanah rumah warga.

3. Wilayah Desa Bojongsari

Di Desa Bojongsari, terdapat dua titik kejadian longsor yang cukup berdampak terhadap masyarakat.

Pertama, di Kampung Ciodeng RT 001/RW 006, tanah longsor menimpa badan jalan dengan ketinggian sekitar 5 meter dan panjang kurang lebih 3 meter.

READ  Polres Cianjur Terus Gelar Razia Knalpot Brong Secara Masif

Kedua, di Kampung Curugtelu RT 002/RW 008, longsoran tanah mengakibatkan tiga rumah warga tertimpa material longsor.

Adapun rumah warga yang terdampak diketahui milik:

– Asep (40), buruh harian lepas.
– Hado (30), buruh harian lepas.
– Arul (26), buruh harian lepas.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan dalam laporan kejadian, peristiwa bermula ketika hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Culamega sejak malam hari dan berlangsung hingga pagi.

Di tengah kondisi hujan yang belum berhenti, tiba-tiba terjadi longsor dan pergeseran tanah di sejumlah titik. Material tanah kemudian menimpa sebagian badan jalan, rumah warga, area persawahan, serta saluran selokan yang menuju aliran sungai.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah fasilitas dan akses masyarakat mengalami kerusakan. Namun, berdasarkan informasi sementara, bencana tersebut hanya menimbulkan kerugian materiil dan tidak mengakibatkan korban jiwa.

Warga Bergotong Royong Membersihkan Material Longsor

Pasca kejadian, warga setempat langsung bergotong royong membersihkan material tanah yang menutupi akses jalan dengan menggunakan peralatan seadanya.

Upaya tersebut dilakukan agar akses masyarakat dapat kembali dilalui dan aktivitas warga tidak terlalu terganggu.

Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras berlangsung dalam waktu lama. Kondisi tanah yang labil dan aliran air yang deras berpotensi memicu longsor maupun kerusakan jalan di wilayah perbukitan.

Diharapkan pihak terkait segera melakukan penanganan dan pendataan lebih lanjut terhadap seluruh titik terdampak, termasuk memastikan kondisi rumah warga serta akses jalan yang mengalami kerusakan.

Pewarta : ( DK Korlap Jabar)

Editor     : Hermansyah

banner 728x90 banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *