CIANJUR penahukumnews.com– Ada banyak cara merawat kehidupan bersama. Salah satunya sederhana, tetapi kerap luput dari perhatian: menjaga kebersihan rumah ibadah.
Semangat itulah yang terasa dalam kegiatan “Ngerayap Bersih-Bersih Masjid” Season 1 yang digelar di Masjid Al-Hadi, Jalan Raya Cianjur-Sukabumi KM 5, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan sosial tersebut tidak sekadar menghadirkan aktivitas bersih-bersih. Ia menjadi ruang bertemunya kepedulian, gotong royong, dan silaturahmi dalam satu gerak bersama.
Para peserta bahu-membahu membersihkan berbagai sudut masjid, mulai dari lantai, tempat wudu, halaman, hingga sejumlah fasilitas penunjang lainnya.
Dengan penuh antusias, mereka memastikan lingkungan Masjid Al-Hadi tetap bersih, rapi, dan nyaman untuk digunakan para jamaah.
Bagi H. Aris Mulkan, kebersihan masjid bukan semata persoalan fisik. Lebih dari itu, merawat rumah ibadah merupakan bagian dari membangun kesadaran sosial dan memperkuat ikatan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan menjaga kebersihan rumah ibadah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar H. Aris.
Menurutnya, masjid yang bersih dan terawat akan menghadirkan suasana ibadah yang lebih nyaman. Kebersihan lingkungan pun diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kekhusyukan bagi setiap jamaah yang datang untuk beribadah.
Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis, kegiatan semacam ini menjadi pengingat bahwa semangat gotong royong masih memiliki tempat penting. Sebab, kebersihan rumah ibadah pada akhirnya bukan hanya tanggung jawab pengurus masjid, melainkan kepedulian bersama.
H. Aris berharap “Ngerayap Bersih-Bersih Masjid” tidak berhenti sebagai kegiatan perdana. Ia ingin gerakan tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan sekaligus menjadi pemantik bagi masyarakat untuk semakin peduli terhadap kebersihan dan pemeliharaan rumah ibadah.
“Harapannya kegiatan ini terus berkelanjutan dan bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan serta pemeliharaan rumah ibadah,” katanya.
Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari warga serta jamaah Masjid Al-Hadi. Apresiasi itu menjadi penanda bahwa aksi sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dapat menghadirkan makna yang lebih besar: merawat kebersihan masjid sekaligus merawat rasa memiliki terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.
Dari sapu yang bergerak, air yang mengalir, dan tangan-tangan yang bekerja tanpa sekat, “Ngerayap Bersih-Bersih Masjid” menunjukkan satu pesan sederhana: rumah ibadah yang terawat lahir dari kepedulian yang dirawat bersama.
Pewarta : M.Mahdi (Ben)
Editor : Hermansyah









