Subang penahukumnews.com- Kegiatan kampanye kreatif seperti senam bersama pendukung dengan menonjolkan simbol nomor urut 1 (satu jari) sering kali menjadi strategi unik yang dipilih oleh berbagai Calon Kades untuk menarik simpati masyarakat sekaligus menjaga kebugaran warga.
Penggunaan gerakan tubuh atau yel-yel “satu jari” dalam aktivitas olahraga seperti senam massal dinilai sangat efektif untuk memperkuat ingatan (Top of Mind) pemilih terhadap nomor urut pasangan calon sebelum hari pencoblosan tiba.
Salah satunya yakni Calon Kepala Desa Ciasem Tengah Mista Rangun dengan nomor urut 1 .senam bersama warga Dusun Warung Nangka bertempat di lapangan bulu tangkis RT 10 . Minggu 01/11/2026.
Mista Rangun berbaur menjadi satu bersama warga.
Dalam kesempatan itu warga berharap kembali terpilih menjadi Kepala Desa Ciasem Tengah ‘ Satu Tekad, Satu Sikap, Satu Pilihan ‘
Mista Rangun terlihat antusias mengikuti setiap gerakan senam.
Dia terlihat kompak dengan ratusan warga yang hadir.
Mista Rangun menyemangati peserta agar tetap semangat dan energik sesuai dengan musik yang mengiringi.
Gelak tawa dan canda menambah suasana hangat antara warga dan calon Kepala Desa Ciasem Tengah nomor urut 1 itu.
Warga gembira dan bangga bisa melakukan senam bersama Mista Rangun, warga menilai Mista Rangun sebagai sosok yang ramah dan santun, juga mengayomi warganya,” ungkap warga
Dukungan warga terhadap Mista Rangun dalam Pilkades semakin terasa dalam kekompakan warga mengangkat tangan dan mengacungkan satu jari.
Mista Rangun menyampaikan pentingnya olahraga bagi kesehatan fisik dan mental.
Ia juga mengajak untuk terus menjaga dan menjalani pola hidup sehat.
Mista Rangun mengapresiasi warga Dusun Warung Nangka yang solid dan kompak mendukungnya.
Diapun meminta restu untuk menyelesaikan dan menuntaskan pekerjaan di Desa Ciasem Tengah.
“Yang baik mari kita lanjutkan dan yang belum mari bersama-sama kita tuntaskan.
Matur nuwun dukungan warga Dusun Warung Nangka yang sangat hebat, mohon doa restu dan dukungannya,” tuturnya.
Pewarta : Asep Oles
Editor : Uta









