Rembug Warga di Kutawaringin: Bupati Wahyu Ferdian Bawa Pelayanan Publik Lebih Dekat ke Masyarakat

 

 

CIANJUR penahukumnews.com— Pemerintah Kabupaten Cianjur kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang dekat, mudah, dan responsif melalui kegiatan Rembug Warga yang digelar di Desa Kutawaringin, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Selasa (15/9/2026).

 

Kegiatan tersebut berlangsung dengan baik dan dihadiri Bupati Cianjur dr. Muhamad Wahyu Ferdian, jajaran Forkopimcam Mande, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), serta masyarakat setempat.

 

Rembug Warga menjadi ruang strategis bagi pemerintah untuk membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Tidak sekadar menjadi forum silaturahmi, kegiatan ini dirancang untuk menyerap aspirasi warga secara langsung sekaligus memastikan berbagai kebijakan dan program pembangunan benar-benar berpijak pada kebutuhan nyata di lapangan.

 

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menghadirkan sejumlah pelayanan secara langsung atau jemput bola. Masyarakat dapat mengakses berbagai layanan administrasi kependudukan, termasuk pembuatan KTP dan Kartu Keluarga (KK), serta memperoleh pemeriksaan kesehatan secara gratis tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat pelayanan di perkotaan.

 

Bupati Cianjur dr. Muhamad Wahyu Ferdian mengatakan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun pelayanan yang efektif dan berkeadilan. Menurutnya, masyarakat harus mendapatkan kemudahan dalam mengakses layanan dasar, sehingga pemerintah tidak hanya menunggu masyarakat datang, tetapi turut hadir mendatangi dan melayani warga.

 

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa bersilaturahmi dengan warga Kutawaringin, Kecamatan Mande. Kita menyediakan layanan jemput bola, masyarakat bisa membuat KTP dan Kartu Keluarga secara gratis, serta melakukan pemeriksaan kesehatan gratis. Masyarakat tidak perlu jauh-jauh karena pelayanan sudah tersedia di sini. Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Wahyu Ferdian.

 

Lebih dari sekadar pelayanan administratif, Rembug Warga juga menjadi instrumen penting dalam menyusun pembangunan yang tepat sasaran. Keluhan, kebutuhan, dan berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat menjadi masukan berharga bagi pemerintah dalam menentukan prioritas kebijakan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat di tingkat desa.

READ  Haurwangi, Gerbang Perbatasan Cianjur yang Menyimpan Kenangan dan Pesona Alam

 

Dalam kesempatan itu, Bupati Wahyu Ferdian juga mengajak masyarakat Kutawaringin untuk menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. Ia menekankan pentingnya mempertahankan kekompakan warga, merawat kebudayaan lokal, serta menjaga sejarah sebagai identitas yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Cianjur.

 

Kegiatan Rembug Warga di Desa Kutawaringin pun menjadi gambaran bahwa pembangunan tidak semata-mata berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga tentang kualitas pelayanan, keterlibatan masyarakat, dan keberlanjutan nilai-nilai lokal. Melalui kedekatan pemerintah dengan warga, diharapkan lahir kebijakan yang lebih aspiratif, pelayanan yang semakin inklusif, serta pembangunan Cianjur yang tumbuh bersama kebutuhan dan harapan masyarakat.

 

Pewarta : Ben/ RDW

Editor     : Hermansyah

banner 728x90 banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *