CIANJUR penahukumnews.com— Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, melakukan sosialisasi kepada kelompok tani terkait pendataan kebutuhan pupuk bersubsidi untuk tahun 2027. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada petani mengenai pentingnya ketepatan data dalam penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
Sosialisasi yang dilaksanakan pada Senin (19/10/2026) tersebut dipandu oleh Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan Cikalongkulon, Heyndra Nur Sahdi, A.M., yang juga bertugas sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Dalam kegiatan tersebut, para petani diingatkan agar memastikan seluruh data yang menjadi dasar penyusunan RDKK tercatat secara benar dan sesuai dengan kondisi di lapangan. Data tersebut meliputi identitas petani, luas lahan garapan, komoditas yang dibudidayakan, hingga kebutuhan pupuk untuk menunjang kegiatan pertanian.

Heyndra mengatakan, pendampingan ini dilakukan agar petani memahami tahapan pendataan dan pendaftaran RDKK sekaligus mengetahui pentingnya akurasi data dalam pengajuan kebutuhan pupuk bersubsidi.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat petani mengenai pendataan RDKK tahun 2027, termasuk kebutuhan pupuk bersubsidi bagi kelompok tani,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui sosialisasi tersebut, kelompok tani dapat mempersiapkan data kebutuhan pupuk secara cermat sehingga proses pengajuan dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pewarta : Din2/Mil
Editor : Hermansyah









