Bandung penahukumnews.com-Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), memastikan program pembangunan tahun 2026 tetap berjalan meski Pemprov Jabar batal mengajukan pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Strateginya? Mengoptimalkan anggaran APBD dengan pengelolaan keuangan yang tepat dan berfokus pada skala prioritas.
KDM menegaskan, pembangunan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan melalui pengaspalan dan betonisasi, tetap dikebut untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Jabar, Kemendagri, serta masyarakat yang taat membayar pajak demi mendukung pembangunan daerah.
Meski terdapat tantangan fiskal dan kemungkinan penundaan pembayaran sejumlah kegiatan ke tahun 2027, Pemprov Jabar berupaya menjaga pembangunan tetap berjalan tanpa menambah beban pinjaman dan bunga utang.
Menurut kamu, lebih baik pembangunan tetap berjalan dengan pengelolaan anggaran yang ketat atau menambah pinjaman demi mempercepat pembangunan?
Pewarta : ( DK Korlap Jabar )
Editor : Hermansyah









