BOGOR penahukumnews.com– Pemerintah Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk penyusunan rencana pembangunan tahun anggaran 2027, Rabu, 7 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sukajadi tersebut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, perangkat daerah terkait, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat dan Kapolsek.
Kepala Desa Sukajadi, Ade Gunawan, mengatakan, salah satu prioritas yang diusulkan dalam Musrenbangdes 2027 masih berkaitan dengan pembangunan infrastruktur. Di antaranya peningkatan infrastruktur di wilayah RW 1 menuju Pasir Andong yang berada di kawasan perbatasan kecamatan dan desa, serta pembangunan infrastruktur di wilayah RW 7.
“Prioritas yang akan diutamakan di 2027 salah satunya masih infrastruktur, yaitu di wilayah RW 1 menuju Pasir Andong, kemudian pembangunan di RW 7,” ujar Ade Gunawan.
Selain infrastruktur, Pemdes Sukajadi juga menerima usulan peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satunya berupa pengadaan peralatan kesehatan dan timbangan untuk mendukung kegiatan 13 Posyandu yang ada di Desa Sukajadi.
Sementara itu, terkait pelaksanaan program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Akselerasi Pembangunan Perdesaan tahun 2026, Ade menyebut bantuan tersebut telah direalisasikan melalui sejumlah kegiatan. Saat ini, salah satu pekerjaan infrastruktur di wilayah RW 8 juga telah selesai dilaksanakan.
“Untuk infrastruktur di RW 8, pembetonan jalan panjangnya 350 meter, lebar 2,5 meter dan ketebalan 0,15 meter. Hari ini sudah beres dikerjakan,” jelasnya.
Selain pembangunan infrastruktur, program BKK 2026 di Desa Sukajadi juga mencakup program Daya Pajajaran di RW 4, penanggulangan sampah dan kekeringan di wilayah tersebut, serta program Satu Sarjana Satu Desa yang diikuti tiga penerima manfaat, terdiri dari satu masyarakat dan dua dari unsur pemerintahan desa.
Kades Soroti Kondisi Jalan Kabupaten
Dalam Musrenbangdes tersebut, Ade Gunawan juga kembali menyoroti kondisi jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Bogor. Menurutnya, terdapat dua ruas jalan kabupaten yang menjadi akses penting bagi masyarakat Desa Sukajadi, yakni Jalan Gadog–Mangga II dan Jalan Gadog–Dramaga.
Ia berharap usulan perbaikan kedua ruas jalan tersebut dapat segera direalisasikan karena kondisinya saat ini banyak mengalami kerusakan dan berlubang.
“Sudah lima tahun sampai hari ini saya mengajukan ke Dinas PUPR, khususnya untuk jalan yang saya sebut tadi. Sampai hari ini belum ada realisasi pembangunannya. Baru terealisasi pada 2024 sekitar 200 meter,” ungkap Ade.
Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan menjadi semakin penting karena Desa Sukajadi memiliki potensi wisata yang cukup besar. Dari total 11 RW, terdapat enam RW yang masuk kawasan wisata dengan sejumlah destinasi yang menjadi penunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
“Di Desa Sukajadi penunjang ekonominya ada wisata. Sangat banyak kawasan wisata di Desa Sukajadi. Dari 11 RW, enam RW masuk kawasan wisata. Karena itu, infrastrukturnya harus mumpuni,” katanya.
Berharap Program Akselerasi Terus Berlanjut
Ade Gunawan menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bogor Rudi Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atas terealisasinya bantuan keuangan melalui program akselerasi pembangunan perdesaan.
Ia menilai program tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa, khususnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor Pak Rudi Susmanto dan Wakil Bupati Pak Ade Ruhandi yang telah merealisasikan anggaran akselerasi bantuan keuangan daerah. Alhamdulillah manfaatnya dirasakan masyarakat Desa Sukajadi,” ujarnya.
Ade berharap program bantuan keuangan untuk desa dapat terus dilanjutkan. Menurutnya, dukungan anggaran tambahan masih sangat dibutuhkan pemerintah desa untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang telah menjadi hasil Musrenbangdes dan Musyawarah Desa.
“Harapan saya program ini jangan sampai diberhentikan anggarannya untuk desa-desa. Karena kebutuhan pembangunan infrastruktur yang sudah dimusyawarahkan di desa masih sangat banyak dan belum semuanya bisa terpenuhi,” pungkasnya.
Pewarta : Din2
Editor : Hermansyah









