CIANJUR penahukumnews.com– Memasuki musim penghujan, langkah mitigasi terhadap potensi pohon tumbang di ruas jalan nasional mulai dilakukan secara intensif. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur bersama jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur dan PU Nasional melakukan pemangkasan sejumlah pohon yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Nasional PPK 5.3, tepatnya di wilayah Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Senin (21/9/2026). Sejumlah pohon mahoni dan pohon lainnya yang telah berusia tua, tumbuh miring ke arah badan jalan, serta berpotensi patah atau tumbang, menjadi sasaran penanganan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas akibat pohon tumbang. Terlebih, kawasan jalur Puncak merupakan salah satu ruas jalan dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi, sehingga faktor keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama menjelang meningkatnya intensitas hujan.
Fungsional Dampak Lingkungan DLH Kabupaten Cianjur, Lia Amalia, mengatakan bahwa penanganan dilakukan setelah pihaknya mengidentifikasi keberadaan pohon yang kondisinya sudah membahayakan. Menurutnya, beberapa pohon terlihat miring ke arah jalan dan sebelumnya juga terdapat kejadian pohon tumbang di sekitar lokasi tersebut.

“Hari ini kami melakukan penebangan terhadap pohon yang sudah membahayakan karena kondisinya miring ke arah jalan. Kemarin di sebelahnya juga sempat terjadi pohon tumbang yang cukup membahayakan,” ujar Lia, Senin (21/9/2026).
Lia menambahkan, kegiatan mitigasi tersebut dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan jajaran Satlantas Polres Cianjur dan PU Nasional. Kolaborasi lintas instansi itu dinilai penting agar penanganan terhadap pohon rawan tumbang dapat dilakukan secara cepat sekaligus mempertimbangkan aspek keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan, khususnya ketika melintas maupun berhenti di kawasan yang banyak ditumbuhi pepohonan. “Dengan datangnya musim penghujan, masyarakat mungkin merasa khawatir karena banyak pohon yang rawan tumbang. Kalau bisa, jangan berteduh di bawah pohon,” katanya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi, S.A.P., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari mitigasi bersama untuk mengantisipasi potensi bahaya pohon tumbang di sejumlah jalur utama. Pemeriksaan dilakukan dengan mengidentifikasi pohon yang dinilai membutuhkan pemangkasan maupun penanganan lebih lanjut.

“Pada hari ini, Senin 21 September 2026, kami bersama instansi terkait melaksanakan mitigasi terhadap pohon-pohon di jalur Puncak. Ini menjadi langkah awal, selanjutnya akan bergeser ke Jalan Raya Bandung-Cianjur. Menjelang musim hujan, kami melakukan pemeriksaan terhadap pohon-pohon mana yang harus dipangkas atau memang sudah layak untuk dilakukan penanganan,” ujar Kasat Lantas Aang.
Sinergi antara DLH Kabupaten Cianjur, Satlantas Polres Cianjur dan PU Nasional tersebut menjadi langkah konkret dalam membangun sistem mitigasi yang lebih responsif terhadap potensi gangguan keselamatan di jalan. Penanganan sejak dini terhadap pohon-pohon tua dan rawan tumbang diharapkan dapat menjaga keamanan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas, khususnya saat curah hujan mulai meningkat.
Pewarta : M.Mahdi (Ben)
Editor : Hermansyah









