KARAWANG penahukumnews.com- Di tengah sorotan publik terhadap gaya hidup Kepala Sekolah, sosok tampil beda.
Kesederhanaan dan kerja nyata menjadi ciri khas kepemimpinannya.
Rahmat Enda,S.Pd., M.M. belakangan banyak diperbincangkan para guru dan orang tua di Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang.
Bukan karena mobil dinas atau gaya hidup mewah, melainkan karena kesederhanaannya yang nyata dan berdampak.
Selama menjabat Kepala Sekolah, Rahmat Enda dikenal sebagai Kepala Sekolah yang dekat dengan para Guru, tidak berjarak, dan mengutamakan kepentingan sekolah di atas segalanya.
Kesederhanaan sosok Rahmat Enda terlihat dari keseharian.
Ia datang ke halaman sekolah dengan kendaraan roda dua, ruang kerjanya terbuka untuk siapa saja, dan tidak pernah menolak tamu dari manapun.
Sebagai Kepala Sekolah SMKS Muhammdiyah 2 Cikampek, Rahmat Enda membuktikan bahwa pemimpin hebat tidak harus glamor.
Cukup dengan keteladanan, sekolah bisa maju dan dicintai masyarakat luas.
“Jabatan itu titipan dan ada masanya.
Yang akan dikenang itu bukan glamornya, tapi manfaatnya untuk orang banyak.
Mari kita layani dengan hati, Saya ini hanya pelayan.
Tugas saya memastikan anak-anak umumnya di Karawang bisa sekolah dengan nyaman, tanpa beban, dan jadi anak yang berakhlak,” ujar Rahmat Enda saat diwawancara awak media di sela kesibukannya sebagai kepala sekolah, Kamis 27/08/2026 di Ruang kepala sekolahnya biasa saja.
Tidak ada meja tamu khusus. Rapat dengan guru sering dilakukan dengan fasilitas yang sederhana
“Kami segan kalau mau minta macam-macam. Beliau aja datang naik motor, makan di kantin sama kami.
Masa kami mau hedon,” kata salah satu Guru yang enggan disebut namanya.
Yang membuat warga Kecamatan Kotabaru paling salut adalah kebijakan Rahmat Enda sebagai kepala sekolah terkait biaya pendidikan yang dianggap fleksible.
Di SMK Muhammadiyah 2 Cikampek (SMK Muda Cikampek) menyediakan berbagai program keringanan dan potongan biaya untuk meringankan beban siswa, terutama bagi keluarga kurang mampu.
“Banyak wali siswa di Kecamatan Kotabaru yang orang tuanya kerja serabutan atau buruh harian lepas kami bantu carikan solusi untuk mengatasi meringankan biaya.
Prinsip kami, sekolah dulu, urusan biaya kita cari solusi bersama,” tegasnya.
Di antara wali murid, Teti (33) warga Dusun Daringo Desa Pangulah Selatan, mengaku terbantu. “Anak saya dua,duanya sekolah di SMKS Muhammadiyah 2 Cikampek dulu pusing biaya. Sekarang Alhamdulillah dibantu berkat kebijakan bapak Kepala Sekolah Rahmat Enda,” ujarnya.
Kesederhanaan bukanlah tanda kekurangan, melainkan bentuk kekayaan mental dan kendali diri yang tinggi.
Nilai-nilai kesederhanaan yang mengajarkan kita bahwa kesederhanaan sejati lahir dari ketulusan hati, bukan dari harta yang dipamerkan.
Semoga kesederhanaan beliau menjadi inspirasi bagi banyak Kepala Sekolah yang lainnya.
Pewarta : Ader (Aby Surabi)
Editor : Hermansyah





